Pages

Monday, August 8, 2016

Merdeka?

Jangan sekedar tahu 17 Agustus 1945 proklamasi kemerdekaan RI. Jangan sekedar paham jika pencapaian kemerdekaan RI atas usaha Bangsa Indonesia dan Rahmat Tuhan YME. Namun dibalik itu terdapat tanggungjawab besar untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan. Merdeka bukan berarti bebas berbuat apa saja (saena'e dewe). Merdeka bukan berarti sikat sana sikut sini.

Lantas apa itu "Merdeka" ....

Minta-minta di jalan untuk nanggap acara dangdutan tujuhbelasan... (apa itu Merdeka?)
Pacu kelereng ditanah lapang... (apa itu Merdeka?)
Upacara bendera tujuhbelasan... (apa itu Merdeka?)
Jalan tol  semakin banyak... (apa itu Merdeka?)
Gedung pencakar langit bertumbuhan... (apa itu Merdeka?)
Pendidikan merata... (apa itu Merdeka?)
Kemajuan Indonesia mendahului bangsa lain... (apa itu Merdeka?)



Image result for arti merdeka 71 tahun

 Semoga bangsa Indonesia diusianya yang ke-71 tahun tidak lupa dan tidak pikun dengan arti "Merdeka".

Sekali "Merdeka" .... tetap "Merdeka".
 

Monday, January 25, 2016

K O P I

Secangkir Kopi memberikan nuansa yang berbeda bagi semua orang, tak terkecuali bagi anda dan saya. Waktu penyajian juga memberikan horizon yang berbeda bagi penikmatnya misalnya disajikan pagi, siang, sore atau malam. Namun satu yang tidak akan berbeda saat anda teringat suatu momen menyeruput secangkir kopi akan selalu teringat bersama siapa anda waktu itu (with co worker, friends, family or you'r alone) dan dimana anda berada (at cafe, restaurant, hotel or home).


Detik ini adalah milik anda dengan Kopi yang anda pesan, jangan sia-siakan dengan mengabaikan cita rasa yang mengalir ke indera pengecap anda, hasil ramuan barista yang berpengalaman. Detik-detik akan meninggalkan anda begitu cepat, secepat tegukan kopi yang mengalir ketenggorokan anda. Saat-saat itu adalah saat yang sangat krusial antara anda dengan kopi anda, jangan biarkan si "Kopi" berlalu meninggalkan anda tanpa anda resapi cita rasanya karena kesibukan anda bergadget ria, atau ngobrol/ngelantur/ngelaba/eaalaaaah jadi kemana-mana nih.

Sedikit waktu yang anda sisihkan (only e few of seconds) dengan si "Kopi" adalah berjuta detik yang anda kecap tersimpan dalam relung memori terdalam yang anda punyai. Si "Kopi" akan memberikan sensasi yang sulit untuk anda dan saya tuliskan dengan kata-kata. Enjoy Your Coffee and feel the Sensation.

Wednesday, October 29, 2014

Transformasi Diri

Asyik juga baca biografi Sandiaga Uno, ia seorang anak karyawan perusahaan perminyakan dan pakar kepribadian (Mien Uno). Terlahir dari keluarga bukan usahawan, ia cenderung mengikuti apa yang dilakukan kedua ortunya. Menjadi karyawan adalah pilihan hidupnya saat menyelesaikan pendidikan tinggi dan berhasil diterima di perusahaan otomotif terbesar di tanah air. Ia meniti karier dan berhasil mendapat kepercayaan di perusahaan tersebut. Atas keberhasilannya dalam mengemban tugas yang diberikan maka ia mendapat kepercayaan untuk melanjutkan pendidikan master degree di perguruan tinggi luar negeri atas biaya perusahaan.

Selepas menyelesaikan studi S2, Sandiaga mengabdi kembali diperusahaan otomotif tersebut. Namun situasi ekonomi global berkata lain. Terjadi krisis global yang banyak merontokkan perusahaan dunia. Dampak krisis tersebut berimbas pada perusahaan tempatnya bekerja. Ia terkena PHK......berat memang. Namun ia tidak patah semangat. Atas perenungannya, ia mencoba membuka usaha sendiri. Dari mental karyawan menjadi mental enterpreneur. Enterpreneurship mudah diucapkan....akan tetapi butuf effort besar untuk diamalkan.

Akhirnya singkat cerita, dari nol akhirnya ia mampu mengembangkan bisnisnya sendiri yang beromset milyaran. Jika kita belajar darinya ada beberapa langkah yang ia terapkan :
  1. Merenung, usaha apa yang cocok dengan skil dan kompetensinya.
  2. Bersabar dalam meniti langkah sebagai enterpreneur.
  3. Membangun jejaring kerja.
  4. Mau belajar dari pebisnis yang telah sukses.
  5. Mampu mentransformasi diri dan mental.
  6. Mengembangkan bisnis dan tidak cepat puas.
  7. Mengasah intuisi dalam pengambilan keputusan.
  8. Rajin menjalankan ibadah.
Demikian,  semoga bermanfaat.

Tuesday, June 10, 2014

Menimbang Pemimpin Akan Datang

Menimbang adalah suatu kegiatan atau aktivitas membandingkan suatu objek dengan satuan ukuran standar yang menjadi acuan nilai objek yang akan didapatkan. Alat untuk mendapatkan takaran objek yang diinginkan adalah timbangan. Timbangan yang digunakan untuk mengukur objek yang berbeda memerlukan jenis timbangan yang berbeda pula, karena timbangan harus menyesuaikan dengan zat dan ukuran objek. Salah menggunakan timbangan berarti salah dalam pengambilan keputusan.

Setelah memahami jenis timbangan yang dibutuhkan untuk menimbang suatu objek, yang perlu diperhatikan adalah alat timbangan tersebut apakah sudah benar dan telah dikalibrasi sesuai standar yang telah ditetapkan. Percuma jika timbangan yang digunakan tersebut tidak kalibrasi. Hasil dari menimbang tidak akan berhasil sempurna. Jika timbangan yang tidak terkalibrasi digunakan untuk menimbang maka salah satu pihak akan dirugikan dan berdampak buruk pada kondisi mikro. Sistem dan tatanan hidup akan rusak jika hal ini tetap berlangsung dalam kondisi lama.

Begitu pula dalam menentukan pilihan Pemimpin Akan Datang, jangan lupa kegiatan menimbang. Seperti uraian di atas untuk menimbang Pemimpin Akan Datang dibutuhkan timbangan yang telah terkalibrasi. Pembaca tentu bertanya apa sih alat timbangannya? Jangan pusing dan pening, masing-masing kita telah memiliki alat timbangan yang tepat...............................yaitu "akal fikiran". Perangkat timbangan yang satu ini telah dianugerahkan kepada setiap insan pribadi yang sehat rohani. Timbul pertanyaan bagaimana jika suatu insan tidak dalam kondisi sehat rohani. Ya...apa boleh buat berarti timbangannya tidak dapat dipergunakan lagi, karena spare partnya ada yang putus dan sulit diperbaiki.

Kembali ke...laptop...he he he, becanda. Sama dengan alat timbangan yang lainnya, akal fikiran sebagai alat timbangan juga harus dikalibrasi. Akal fikiran yang terkontaminasi virus dan malware dapat mempengaruhi hasil timbangan. So...bagaimana cara membersihkannya. Jangan khawatir akal fikiran dapat dikalibrasi dengan shalat bagi umat Islam [gimana caranya dengan umat lainnya....(kami yakin umat yang berbeda keyakinan memiliki caranya tersendiri) semoga dimaklumi].

Nah........dengan akal fikiran yang telah terkalibrasi tadi, maka setiap insan sudah dapat menggunakan perangkat timbangannya dalam menimbang calon Pemimpin Akan Datang. Setiap diri sudah dapat menimbang mau dibawa kemana NKRI kedepan. Tentu kita menginginkan NKRI makin bersinar...berkilau...dan bercahaya. NKRI yang mampu mensejahterakan segenap rakyatnya.....gemah ripah loh jinawi, padi manguniang...jaguang maupiah.

" S E M O G A "
               

Monday, February 3, 2014

Memperbaiki kapal bocor

     Background saya tidak memenuhi syarat untuk menuliskan judul diatas. Akan tetapi sebagai manusia yang berada di alam kebebasan yang menjamin kebebasan bersuara dan berpendapat, saya terbetik untuk menuliskan judul diatas. Namun dengan keterbatasan tersebut bukanlah penghalang untuk berbagi pandangan.
     
     Kapal mengalami kebocoran dalam berbagai situasi :
  1. Terbentur karang
  2. Perawatan yang kurang
  3. Dimakan usia 
Kapal yang bocor tersebut harus segera dilakukan perbaikan agar tidak tenggelam dalam mengarungi lautan. Berbagai metode perbaikan dapat dilakukan terhadap kapal yang bocor tersebut. Langkah perbaikan yang harus dilaksanakan yaitu :
  • Laksanakan prosedur standar yang telah ditetapkan oleh nahkoda kapal untuk penanganan kebocoran.
  • Setiap kerani kapal harus menjalankan prosedur perbaikan seperti yang diatur dalam prosedur berdasarkan kapasitasnya masing-masing.
  • Lakukan prosedur perbaikan seperti saat simulasi dan saling berkoordinasi.
  • Seorang nahkoda harus memantau perbaikan setiap tahapannya.
  • Jika semua prosedur telah dilaksanakan, namun kebocoran tidak dapat ditanggulangi  maka lakukan antisipasi penyelamatan semua kru.
Sebaik-baik persoalan adalah mengetahui permasalahan yang akan terjadi dari awal.

Kebocoran yang diakibatkan oleh terbentur karang dapat diantisipasi dengan memfasilitasi kapal dengan peralatan navigasi yang andal dan mumpuni. Pemilik kapal seharusnya merekrut nahkoda yang memahami seluk beluk pelayaran dan jam melaut yang tinggi.

Sewaktu masih dihanggar seharusnya dilakukan prosedur pemeriksaan terhadap kondisi kapal dan merangkumnya dalam suatu kertas kontrol. Fungsinya adalah mendeteksi dini kemungkinan yang terjadi terhadap setiap kondisi yang dicatat. Kemudian melakukan perawatan terhadap kondisi kapal yang harus segera mendapat penanganan. Mau ndak mau pengusaha kapal harus merogoh kocek untuk merawat kapalnya agar tidak bocor dan kemungkinan lainnya.

Untuk kapal yang dimakan usia harus merogoh kocek yang dalam agar kondisi kapal dapat dipertahankan untuk laik berlayar.

Jika anda tidak menginginkan kerugian lebih besar, ada baiknya pandangan diatas untuk dilaksanakan.

Tuesday, July 30, 2013

Sumpah.....Indonesia kaya !!!

Dari sabang sampai merauke # berjajar pulau-pulau # sambung-menyambung menjadi satu # itulah Indonesia...

Penggalan bait lagu diatas menjelaskan kepada kita bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan negara kepulauan. Jumlah Pulau Indonesia adalah sebanyak 17.508 buah. Wuih... banyak memang. Setiap pulau memiliki keanekaragaman hayati yang sangat besar. Terkadang 1 (satu) pulau memiliki spesifik hayati yang membedakannnya dengan pulau lain.

Dari sabang sampai merauke memiliki hasil bumi yang berlimpah ruah baik yang terbarukan maupun yang tidak terbarukan. Makanya orang londo zaman baheula jatuh cinta dengan tanah air kita. Saking cintanya terhadap bumi pertiwi mereka berusaha mati-matian menguasainya. Hasil bumi mereka bawa ke negaranya untuk kemajuan bangsanya. Sementara sebagian anak bangsa mereka nina bobokkan dengan fasilitas agar dapat mereka peralat untuk tujuannya dalam rangka invasi ekonomi.

Kilas balik diatas perlu kita renungkan, bahwa sebagai pemegang amanah UUD 45 kita berkewajiban melaksanakan amanah tersebut tanpa pilah-pilih. Perputaran roda kebangsaan kita seharusnya menuju kepada tujuan yang diamanahkan tersebut. Dalam perjalanannya harus se-efisien dan se-efektif mungkin. Kita menyadari dalam perjalanannya kadang menemukan jalan mendaki, berkerikil, berlobang, licin, dsbnya.Untuk itu diperlukan kebersamaan dalam perjalanan.

Indonesia memiliki laut yang luas, lengkap dengan segala biotanya, disamping itu juga mengandung minyak bumi dan gas alam. Daratan memiliki bahan tambang aneka rupa. Besi, timah, nikel, emas, perak, tembaga, seng, dll. Tanah Indonesia dikenal akan kesuburannya karena berada dalam lingkar gunung api (Ring of fire). Sehingga tinggal kita lagi sebagai penduduk Indonesia untuk mengolahnya demi kemajuan bangsa. 

Thursday, May 2, 2013

Learn by biography

Saya pernah baca mengenai biografi seorang profesional bidang mekanikal listrik. Biografi singkat tersebut menginspirasi sekali bagi setiap diri yang ingin perubahan kearah kemajuan yang lebih berarti dan bermakna. Tokoh yang tidak saya sebut namanya adalah seorang Bangsa Indonesia yang mampu berkarier dan menembus perusahaan asing menjadi seorang manajer pemasaran pada GE company.

Salah satu produk yang GE buat adalah turbin listrik dengan berbagai type skala keluaran daya. Nah balik lagi ke profesional tadi. Sebagai seorang manajer pemasaran, ia banyak berhubungan dengan perusahaan swasta di bidang kelistrikan. Menawarkan turbin listrik ke perusahaan swasta yang ada di amerika serikat dan perusahaan lainnya di dunia.

Pada satu kesempatan ia menghubungi suatu perusahaan di Indonesia untuk menjual produk turbin. Dengan kemampuan presentasi yang sudah teruji dan paparan yang bagus mengenai peluang yang ada untuk mengembangkan listrik swasta, membuat sang pengusaha tertarik dan berkeinginan merealisasikan paparan tersebut. Pengusaha Indonesia tersebut meminta kerjasama dengan profesional tadi untuk membantu merealisasikan gagasan untuk membangun pembangkit listrik swasta. 

Disinilah letak pergolakan antara posisi yang sudah sangat, sangat, sangat mapan sebagai manajer pemasaran GE dengan tantangan untuk membangun pembangkit listrik listrik swasta dengan gaji yang sangat kurang dari gaji sebelumnya. Ia mulai bicara dengan hati nuraninya, segala resiko ia fikirkan dan dalam waktu setahun ia memutuskan resign dari GE dan bergabung dengan pengusaha Indonesia tadi untuk membangun pembangkit listrik swasta dalam rangka menjabarkan idealisme untuk membangun bangsa lebih baik, lebih maju, dan mampu bersaing dengan negara lain.
     
Profesional tadi diberi kepercayaan membangun dari nol dengan modal awal cuman 3 miliar rupiah, sangat kecil memang dibandingkan dengan sedotan dana untuk membangun pembangkit listrik dengan modal 200 miliar rupiah. Jungkir balik cari modal akhirnya salah satu bank swasta setuju mengucurkan dana sebesar itu.

Untuk membiaya operasional dan gaji karyawan maka ia putar otak untuk mendapatkan dana. Pengalaman bekerja di bidang  yang sama di perusahaan asing membuatnya memiliki solusi cerdas yaitu dengan mengambil pekerjaan operasional dan maintenance yang dikontrakkan oleh perusahaan atau lembaga lainnya. Maka dana segar mengalir untuk pembiayaan gaji karyawan.

Dapat kita ambil manfaat dari profesional tadi yaitu :
1. Berani keluar dari zona nyaman.
2. Berani mengambil peluang yang lebih menantang untuk kemajuan bersama.
3. Memiliki kreativitas dan solusi cerdas dalam mengatasi masalah.
4. Mampu mengakomodir ide menjadi tujuan yang dapat dilaksanakan.
5. Punya idealisme untuk kemajuan Indonesia.